Penukar kalor atau yang lebih dikenal dengan heat exchanger merupakan suatu alat
untuk memindahkan energi dalam bentuk panas (kalor) antara dua fluida yang
berbeda temperaturnya. Pada alat
penukar kalor ini perpindahan energi biasanya terjadi tanpa adanya kontak
langsung antara kedua fluidanya. Fluida yang saling bertukar energi tersebut
dapat merupakan dua fluida yang berbeda fasanya ataupun juga mempunyai fasa
yang sama.
Penukar kalor merupakan suatu
peralatan mesin yang amat penting, baik didalam sebuah sistem pembangkit
tenaga, proses-proses industri, bahkan penukar penukar kalor ini sering kita
jumpai pada peralatan rumah tangga seperti freezer dan lain sebagainya.
Jenis-jenis heat exchanger yang sering digunakan antara lain. Alat penukar
kalor yang sering digunakan dalam pembangkitan tenaga ;
1.
Condensor
2.
Pemanas
3.
Boiler.
4.
Alat Pendingin.
Di dalam
industri masalah perpindahan kalor adalah
hal yang sangat banyak tejadi, mekanisme perpindahan kalor
ini dapat terjadi melalui 3 cara, yaitu konduksi, konveksi dan radiasi. Untuk
melakukan proses pertukaran kalor ini digunakan suatu alat penukar kalor, kalor
yang dihantarkan melalui suatu benda sering harus dibuang baik secara konduksi,
konveksi ataupun radiasi. Dengan menggunakan alat penukar kalor, sejumlah kalor
yang harus dibuang tersebut dapat dimanfaatkan guna proses pemanasan fluida
yang lain, disini alat penukar kalor yang digunakan adalah jenis Shell and Tube. Dalam pengoperasiannya
alat penukar kalor jenis ini tidak diperlukan bahan bakar tambahan ataupun cara
pendinginan yang khusus.
Setiap
penukar kalor memiliki efektifitas yang berbeda sesuai dengan bentuk shell
ataupun bentuk tube nya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan
mempelajari pengaruh jumlah laluan tube terhadap laju perpindahan kalor dan
efektivitas untuk kecepatan aliran massa yang sama pada setiap tube.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar